Share

Istri Pendeta GL Dilaporkan ke Polisi

Fahmi Firdaus , Okezone · Rabu 22 Februari 2012 20:11 WIB
https: img.okezone.com content 2012 02 22 500 580750 NbuGNTAdDj.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Seorang istri pemuka agama terkemuka dilaporkan ke polisi oleh adik kandungnya dengan tuduhan fitnah.  Pelapor Leleany Jeaneruth, melaporkan kakaknya, Reinda Lumoindong ke polisi, karena dia difitnah telah berselingkuh dengan suami Reinda.

 

“Peristiwa ini bermula ketika Leleany yang bekerja sebagai staf pada salah satu organisasi keagamaan di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat, pada Februari 2011, diperintahkan untuk mendatangi unit apartemen milik kakak iparnya, sekaligus suami dari Reinda Lomuindong," ujar pengacara pelapor Andreas Yance Mada kepada wartawan di Jakarta Rabu (22/2/2012) .

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

 

Setibanya di apartemen, dikatakan Andreas, Leleany yang memiliki kunci sendiri, langsung masuk. Tak lama setelah dia masuk kamar, tiba-tiba pemilik unit apartemen berinisial GL datang dan memerintahkannya untuk menyalakan pendingin ruangan. Saat di dalam kamar inilah, GL memeluk korban dari belakang hingga membuka pakaiannya, namun ketika korban diketahui sedang datang bulan (haid), GL mengurungkan niatnya.

 

Setelah kejadian itu korban tidak nyaman dengan suasana kantor dan dia memilih untuk keluar dari pekerjaannya. Tidak hanya itu, pelapor juga sempat menceritakan kejadian tersebut kepada teman kerjanya berinisial JM.

 

Mengetahui hal tersebut, JM, berusaha mengkonfirmasi kejadian tersebut kepada Reinda.

 

Reinda juga menghubungi pelapor sambil mencaci maki dengan mengeluarkan perkataan kotor hingga ancaman akan memasukkan pelapor ke rumah sakit jiwa. Atas dasar itu, pelapor melaporkan Reinda ke polisi dengan Nomor Laporan 215/1/2012/Dit Reskri um/21 Januari.

 

Kuasa hukum korban, Yance Andreas Mada mengatakan, ketika kliennya hendak mengadu, kakak korban malah memfitnahnya dan mengancamnya. “Saat ini kami sudah membuat laporan dan selanjutnya akan kami kawal perkembangannya hingga ke pengadilan,” ujarnya.

 

Dia  berharap polisi segera memproses laporannya. Kasusnya kini ditangani oleh Mapolres Jakarta Pusat.

(abe)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini