SUBANG - Sejumlah Puskesmas di Kabupaten Subang, Jawa Barat, mengancam akan menghentikan pelayanan terhadap pasien pengguna Jamkesmas. Alasannya, dana Jamkesmas dari pemerintah daerah belum cair sejak Januari 2012.
Akibatnya, banyak Puskesmas yang kebingungan mencari dana untuk menutupi biaya pengobatan warga miskin.
Tidak hanya itu, biaya operasional juga membengkak. Akibatnya, banyak program Puskesmas yang terpaksa ditunda.
Kepala Puskesamas Pabuaran, Jajang Abdulkholik, mengatakan jika dana Jamkesmas belum cair, pihaknya terpaksa tidak akan melayani pasien miskin.
“Dana yang belum dibayarkan sejak Januari hingga April mencapai Rp100 juta,” sebut Jajang, Selasa (22/5/2012). Dana tersebut meliputi pelayanan untuk rawat inap, rawat jalan, dan jaminan persalinan (Jampersal).
Menanggapinya hal ini, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Syamsu Reza, mengaku masih menunggu proses perubahan anggaran.
Dia menegaskan tidak ada alasan bagi Puskesmas tidak melayani pasien miskin. Jika menolak melayani, lanjut Syamsu, pihaknya akan memberikan sanksi tegas.
Diperkirakan dana Jamkesmas untuk Puskesmas baru akan cair pada Oktober 2012.
(Anton Suhartono)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.