Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
KM Putri Ayu tenggelam

Korban kapal tenggelam capai ratusan jiwa

Wahyudi Mirahadi (Sindo TV) , Jurnalis-Senin, 18 Juni 2012 |17:16 WIB
Korban kapal tenggelam capai ratusan jiwa
foto: Dok. okezone
A
A
A

Sindonews.com - Jumlah korban yang tewas dalam tenggelamnya Kapal Motor (KM) Putri Ayu diperkirakan mencapai ratusan orang. Jumlah tersebut tidak masuk dalam daftar manifest penumpang KM Putri Ayu yang hanya 27 orang.

Perkiraan jumlah korban ini terlihat dari data laporan keluarga korban di Posko penanganan KM Putri Ayu di Pelabuhan Slamet Riadi, Posko Ante Mortem Disaster and Victim Identification (DVI), Polda Maluku, Polsek Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KPPP) Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Maluku.

Petugas DVI, Fanny mengatakan, hingga kini pihaknya sudah menerima 54 laporan dari pihak keluarga korban KM Putri Ayu. Jumlah ini merupakan penumpang yang tidak termasuk daftar  manifest.

"Jumlah 54 penumpang ini merupakan penumpang yang tidak mempunyai tiket," ujar Fanny menjelaskan kepada wartawan, Senin (18/6/2012).

Salah seorang keluarga korban, Ade Lukman mengatakan dirinya sudah mulai resah lantaran belum mendapat informasi tentang kerabatnya dari pihak berwenang.

"Kami belum punya informasi pasti dari tim Search and Resque (SAR) terkait keluarga kami," ujarnya.

Siang ini tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian korban hilang akibat tenggelamnya KM Putri Ayu. Pencarian kembali dilakukan setelah cuaca mulai membaik.

KM Putri Ayu tenggelam di Perairan Pulau Tiga, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku Minggu dini hari 16 Juni. Kapal tenggelam setelah dihantam ombak besar.(azh)


(Hariyanto Kurniawan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement