Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Guru Ngaji Cacat dari Aceh

Ismail Marzuki , Jurnalis-Rabu, 25 Juli 2012 |22:06 WIB
Kisah Guru Ngaji Cacat dari Aceh
Zikri mengajar ngaji anak-anak di Kumbang Indah (Dok: Sindo TV/Ismail Marzuki)
A
A
A

ACEH TENGGARA - Cacat fisik tak mengurangi semangat seorang pemuda di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, untuk mengajar ilmu agama kepada anak-anak di desanya. Cacat tak membuatnya lemah dan menggantungkan hidup pada belas kasih orang lain.
 
Meski fisiknya tidak sempurna, Zikri, warga Desa Kumbang Indah, Kecamatan Badar, tidak frustasi menjalani hidup. Bermodal ilmu agama yang dia dapat dari madrasyah aliyah, Zikri mengajar anak-anak di Desa Kumbang Indah.

Selain memiliki tubuh tak sempurna, Zikri juga hidup sebatang kara di gubuk berukuran 3x4 meter.

Pria asal Aceh Selatan itu sudah sembilan tahun merantau ke Aceh Tenggara untuk berjuang membebaskan diri dari balutan kemiskinan.

Zikri menderita lumpuh layu sejak berusia empat tahun. Dia jatuh di kolam ikan saat memancing bersama orangtuanya. Setelah kejadian itu, tulang pinggangnya membengkak dan kaki kirinya tumbuh tidak normal.

Selain lumpuh layu, di sekujur tubuh Zikri terdapat bintik-bintik merah dan terkelupas. Orangtuanya sudah berupaya untuk menyembuhkan lumpuh layu, namun tak juga membuahkan hasil.
 
Walau penghasilannya sebagai guru mengaji tidak seberapa, namun dia sangat senang mengajar. Mengajar anak-anak membaca Alquran merupakan ibadah untuk bekal di akhirat.

(Anton Suhartono)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement