ACEH TENGGARA - Cacat fisik tak mengurangi semangat seorang pemuda di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, untuk mengajar ilmu agama kepada anak-anak di desanya. Cacat tak membuatnya lemah dan menggantungkan hidup pada belas kasih orang lain.
Meski fisiknya tidak sempurna, Zikri, warga Desa Kumbang Indah, Kecamatan Badar, tidak frustasi menjalani hidup. Bermodal ilmu agama yang dia dapat dari madrasyah aliyah, Zikri mengajar anak-anak di Desa Kumbang Indah.
Selain memiliki tubuh tak sempurna, Zikri juga hidup sebatang kara di gubuk berukuran 3x4 meter.
Pria asal Aceh Selatan itu sudah sembilan tahun merantau ke Aceh Tenggara untuk berjuang membebaskan diri dari balutan kemiskinan.
Zikri menderita lumpuh layu sejak berusia empat tahun. Dia jatuh di kolam ikan saat memancing bersama orangtuanya. Setelah kejadian itu, tulang pinggangnya membengkak dan kaki kirinya tumbuh tidak normal.
Selain lumpuh layu, di sekujur tubuh Zikri terdapat bintik-bintik merah dan terkelupas. Orangtuanya sudah berupaya untuk menyembuhkan lumpuh layu, namun tak juga membuahkan hasil.
Walau penghasilannya sebagai guru mengaji tidak seberapa, namun dia sangat senang mengajar. Mengajar anak-anak membaca Alquran merupakan ibadah untuk bekal di akhirat.
(Anton Suhartono)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.