WASHINGTON - Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) 2012, akan bergantung dari suara wilayah bagian yang belum memberikan dukungan, baik ke Partai Demokrat ataupun Partai Republik. Para kandidat Presiden AS tentunya akan mendapatkan keuntungan besar bila mampu memobilisasi suara minoritas.
Presiden AS Barack Obama yang mewakili suara Partai Demokrat, akan mendapatkan jegalan keras dari kandidat Partai Republik Mitt Romney. Pertarungan keduanya bisa menjadi pertunjukkan popularitas di antara politisi itu.
"Kontes popularitas akan terlihat (dari kedua calon). Ini menunjukkan apa yang sebenarnya yang terjadi di Amerika Serikat. Tetapi, popularitas dalam memobilisasi warga (yang belum menentukan pilihan)," ucap Dosen Ilmu Politik dan Pemerintahan George Mason University Profesor Toni-Michelle Travis, Virginia, Kamis (27/9/2012) atau Jumat (28/9/2012).
Bagi Obama, ada kecenderungan bahwa dirinya tidak terlalu memiliki karisma besar seperti Pilpres AS 2008 lalu. Ketika itu, sosok Obama mampu memobilisasi massa untuk datang ke tempat pemungutan suara dan memberikan suaranya. Kecenderungan negatif ini juga terlihat di Mitt Romney, yang dianggap kurang mewakili Partai Republik.
"Bagian dari suara yang mendukung Obama adalah para pemuda. Untuk pemilu tahun ini, suaranya tidak akan terlalu besar seperti pemilu lalu. Energinya tidak sama seperti dulu. Pertanyaannya saat ini, bagaimana mereka (tiap-tiap) kandidat bisa memobilisasi massa turut serta dalam pemilu," tuturnya.
Menurut Profesor Travis, Obama kini kehilangan energi dari warga kelas menengah ke bawah yang pada pemilu lalu memberikan bantuan. Tentunya hal ini bisa membahayakan posisi Obama yang ingin mengincar kursi Presiden AS untuk kedua kalinya.
Travis menambahkan, mobilisasi pemuda saat ini tidak berjalan dengan baik, khususnya bagi wilayah negara bagian yang masih dianggap sebagai wilayah abu-abu. Kondisi ini dipastikan akan mempersulit posisi tim kampanye Obama, untuk melakukan kampanye menarik perhatian suara pemuda.
(Aulia Akbar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.