Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Laporan dari Amerika Serikat

Pers Dianggap Musuh Utama oleh Republik

Fajar Nugraha , Jurnalis-Jum'at, 28 September 2012 |12:44 WIB
Pers Dianggap Musuh Utama oleh Republik
Foto : IST
A
A
A

VIRGINIA - Pemilu Presiden Amerika Serikat (Pilpres) akan berlangsung 6 November mendatang. Kampanye dan sejumlah poling mengenai kesempatan dari dua calon Presiden AS terus bermunculan. Bagi sebagian pihak, poling ini dianggap telah memihak AS.

Presiden Barack Obama yang disokong oleh Partai Demokrasi selama ini dinilai masih unggul tipis, dibandingkan lawannya dari Partai Republik, Mitt Romney. Bagi seorang warga keturunan Hispanik di AS, hal ini adalah ulah dari pers.

"Pers adalah pihak yang paling penting. Pers harus jujur. Tapi sayangnya, pers di sini selalu membela Obama," ujar pendukung Partai Republik Jose Cossio, di hadapan para wartawan di Virginia, Kamis (27/9/2012).

"Poling yang dilakukan saat ini, lebih banyak mendukung Partai Demokrat dari Republik. Itu sebabnya Obama selalu difavoritkan menang. Jadi masalah sebenarnya ada di pers," lanjut Cossio.

Menurut Cossio, pers seharusnya bisa independen. Khusus bagi kalangan minoritas seperti Hispanik, banyak dari mereka yang seharian waktunya dihabiskan untuk bekerja. Ketika mereka ingin mengetahui sesuatu mengenai politik, warga Hispanik langsung melihat televisi. Siaran pers yang dipengaruhi Demokrat inilah yang menjadi masalah.

"Kini saya melakukan kampanye dari pintu ke pintu, untuk memberikan kebenarannya. Saya mengatakan, Romney adalah sosok yang secara serius memperhatikan kebijakannya," tutur Cossio yang memiliki usaha konstruksi di Virgina.

Cossio pun memiliki spekulasi mengenai keberpihakan pers kepada Obama. Dirinya menilai pers saat ini, dipimpin oleh mereka yang melakukan protes kebebasan di era-60an. "Mereka-mereka ini adalah pihak kiri yang pada masa mudanya selalu menghisap ganja, dan kini mereka menjadi pimpinan di universitas atau media yang mendukung Obama," jelasnya.

(Aulia Akbar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement