Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

JK Sesalkan Tren Kepala Daerah dari Artis

Angkasa Yudhistira , Jurnalis-Kamis, 08 November 2012 |10:45 WIB
JK Sesalkan Tren Kepala Daerah dari Artis
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK), menyesalkan pergeseran nilai dalam merekrut calon kepala daerah. Dimana kepala daerah selalu dipilih dari sosok populer, meski kurang berkualitas sebagai pemimpin.

Demikian disampaikannya JK dalam acara Round Table Discussion 'Penguatan Kepemimpinan Nasional di daerah dalam implementasi sistem manajemen nasional guna percepatan pembangunan nasional’ di gedung Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Lemhanas, Jakarta Pusat.

"Sistem setelah reformasi sangat demokratis, tapi karena seluruhnya di serahkan pada daerah untuk menentukan pemimpin. Ini yang terjadi di daerah tumpang tindih," ujarnya, Kamis (8/11/2012).

Karena itu, kata JK, rekrutmen calon pemimpin jadi sangat terbatas sehingga yang terjadi adalah memilih memimpin yang polpuler saja. "Pilihannya menjadi orang yang terkenal tapi tidak melihat performance. Ini perlu dipikir ulang," terangnya.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini mencontohkan Pemilihan Kepala Daerah di Jawa Timur yang banyak mencalonkan kiai, karena umumnya populer di masyarakat. "Dan di Jabar banyak artis," katanya.

"Lemhanas harus meningkatkan kualitas kepemimpinan daerah, Bupati, Gubernur, secara cepat, pedoman pemilih langsung yang ada, jadi kita kenalan dulu. Demokrasi benar, tetapi output akhir nya harus di perbaiki. Yang ideal yang punya performance kalao tidak itu sulit," tandasnya.

Dalam acara tersebut, turut Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Gubernur Sulawesi Selatan Yusuf Limpo.

(Dede Suryana)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement