4 Jendral Besar AS Terkena Kutukan Perang Afghanistan?

Aulia Akbar, Okezone · Rabu 14 November 2012 08:32 WIB
https: img.okezone.com content 2012 11 14 413 718117 Qfjm8cB1RK.jpg Foto : 4 Jendral AS di Afghanistan, atas (McKiernan & McChrystal), bawah (Petraeus & Allen) (AP)

WASHINGTON - Sejak tahun 2008 hingga 2012, empat orang jendral besar Amerika Serikat (AS) yang bertanggung jawab sebagai komandan perang Afghanistan selalu diterjang masalah besar. Keempat jendral besar itu menjalankan masa dinas satu tahun.

Jendral-jendral itu merupakan pejabat militer ternama di AS dan figur yang cukup dihormati. Namun beberapa di antaranya didesak untuk mundur karena membuat kesalahan besar. Berikut nama-nama jendral besar AS yang berdinas di Afghanistan.

- Jendral David McKiernan (Juni 2008 - Juni 2009)

Menteri Pertahanan AS Robert Gates mendesak McKiernan agar mundur dari jabatannya sebelum massa dinas McKiernan habis. Pemecatan itu dilakukan karena Presiden Barack Obama yang baru saja menjabat sebagai Presiden AS kurang setuju dengan strategi McKiernan di Afghanistan. Demikian, seperti diberitakan Associated Press, Rabu (14/11/2012).

McKiernan mengusung strategi perang konvensional di Afghanistan. McKiernan juga dihadapkan dengan sejumlah pertanyaan tentang perang anti-narkoba di Afghanistan dan sayangnya, McKiernan tidak bisa menjawab dengan baik. Jendral asal Atalanta, Georgia, itu dinilai terlalu konservatif dan tidak karismatik secara personal.

- Jendral Stanley A. McChrystal (Juni 2009 - Juni 2010)

Jendral McCrhystal memiliki latarbelakang sebagai seorang pasukan khusus. Di bawah mandat Obama, McChrystal menjalankan dinasnya di Afghanistan. Namun saat menjalankan dinasnya, muncul artikel di Majalah Rolling Stone tentang McChrystal.

Dalam artikel itu, McChrystal dan staf-stafnya dikabarkan mengolok-olok pemerintahan sipil AS. Mereka menghina Wakil Presiden Joe Biden, Penasihat Keamanan AS James L. Jones, Duta Besar AS untuk Afghanistan Karl W. Eikenberry, dan Utusan Khsusu AS untuk Afghanistan dan Pakistan Richard Holbrooke. Obama langsung mendesak McChrystal agar pulang ke Washington dan meminta penjelasannya, setelah itu McChrystal diberhentikan.

- Jendral David Petraeus (Juli 2010 - Juli 2011)

Jendral David Petraeus mengisi kekosongan posisi komandan militer AS di Afghanistan yang baru saja ditinggal oleh McChrystal. Petraeus sukses mengemban tugas itu dan pensiun dari dinas militer.

Usai Direktur Badan Intelijen AS (CIA) Leon Panetta dipromosikan sebagai menteri pertahanan. Petraeus langsung diminta menduduki posisi lama Panetta. Namun Petraeus diterjang masalah berat ketika menjabat sebagai Direktur CIA.

Petraeus terpaksa mundur sebagai Direktur CIA pekan lalu karena terlibat dalam perselingkuhan. Petraeus mengaku, kasus skandal itu sangat memalukan AS dan CIA.

- Jendral John Allen (Juli 2011 - sekarang)

Sosok pengganti Petraeus, Jendral John Allen tidak luput dari isu skandal. Allen justru menjadi imbas dari skandal perselingkuhan Petraeus, karena diduga menjalin kontak dengan perempuan bernama Jill Kelley yang menguak skandal Petraeus dan Paula Broadwell.

Menurut seorang pejabat AS, FBI berhasil membocorkan percakapan Allen dengan Kelley. Allen dikabarkan mengutarakan kalimat-kalimat mesum kepada Kelley dan jumlah email yang dikirim Allen ke Kelley mencapai ratusan ribu.

(AUL)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini