JAKARTA – Sekretaris Jenderal Association of South East Asian Nations (ASEAN) Surin Pitsuwan mengecam rencana China yang mau melakukan patroli di sekitar wilayah Laut China Selatan. wilayah itu masih dipersengketakan China dengan beberapa negara ASEAN.
“Tindakan China tersebut pasti akan meningkatkan ketegangan politik di kawasan Laut China Selatan, ini adalah sesuatu yang serius. China dapat saja mengklaim suatu wilayah, namun tindakannya tersebut akan dapat menyebabkan konflik dengan negara lain bila tidak dijalankan secara hati-hati," ujar Surin, seperti dikutip BBC, Jumat (30/11/2012).
Selain China, negara yang memiliki klaim atas wilayah di Laut China Selatan adalah Taiwan, Vietnam, Filipina, Malaysia dan Brunei.
Rencana China ini, diumumkan hanya beberapa saat setelah munculnya kontroversi atas paspor yang dikeluarkan Negara Tirai Bambu. Dalam paspor tersebut, China mengklaim wilayah Laut China Selatan yang masih dipersengketakannya dengan negara-negara lain.
Tindakan China menimbulkan protes dari negara-negara yang juga memiliki klaim di wilayah perairan yang menjadi sengketa. Beberapa negara seperti Vietnam dan Filipina bahkan tidak mau mengakui paspor tersebut.
Patroli yang akan dilakukan China di kawasan Laut China Selatan bertujuan untuk menjaga kedaulatan China di kawasan. Patroli tersebut memiliki wewenang untuk menagkap kapal yang dianggap melanggar kedaulatan yang dimiliki oleh China. Armada patroli yang akan menjalankan operasi tersebut sendiri berasal dari kepolisian Provinsi Hainan, China.
(Fajar Nugraha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.