Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tewas Saat Jaga Gereja, Nama Anggota Banser Dijadikan Nama Jalan

Sholahudin , Jurnalis-Selasa, 25 Desember 2012 |17:32 WIB
Tewas Saat Jaga Gereja, Nama Anggota Banser Dijadikan Nama Jalan
Jalan Riyanto di Mojokerto (Dok: Sholahudin/Sindo TV)
A
A
A

MOJOKERTO - Perayaan Natal di Mojokerto, Jawa Timur, tahun ini tak lepas dari tewasnya seorang anggota Barisan Serba Guna (Banser) akibat ledakan bom pada 2000. Saat itu, anggota Banser bernama Riyanto itu sedang berjaga di Gereja Ebenhaezer di Jalan Kartini.

Setelah 12 tahun, jasa Riyanto masih dikenang warga Mojokerto. Untuk mengenang jasa pria yang tewas di usia 19 tahun itu, Riyanto diabadikan sebagai nama jalan di Kecamatan Prajurit Kulon. Pemkot Mojokerto juga sudah membangun gapura megah di jalan tersebut.

Katinem, Ibu Riyanto, mengenang kembali kematian anaknya itu. Anak sulung dari tujuh bersaudara itu berpamitan kepada ibunya pada 24 Desember 2000 malam. Dia melaksanakan tugas bersama ratusan anggota Banser lainnya.

Saat kejadian, dia tidak diberitahu langsung oleh polisi. Beberapa petugas Polda Jatim dan Polresta Mojokerto sempat bolak-balik ke rumahnya untuk menanyakan keberadaan Riyanto. Namun, dia baru diberi tahu anaknya tewas setelah jenazah diautopsi.

Katinem mengaku tidak memiliki firasat apa pun sebelum peristiwa itu terjadi. Kini, dia mengaku sudah menerim dan ikhlas atas kepergian anaknya. Diabadikannya Riyanto sebagai nama jalan, menurut Katinem, merupakan suatu kehormatan bagi keluarga.

(Anton Suhartono)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement