LAMPUNG - Komunitas Masyarakat Peduli Kebenaran (KMPK) melakukan aksi pengumpulan tali tambang, sebagai bentuk penagihan janji kepada Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Rabu (13/2/2013).
Ketua KMPK, Gunawan Parikesit, mengatakan, aksi pengumpulan tambang tersebut bukan mendorong Anas untuk bunuh diri di Monas lantaran semakin terpojok atas keterlibatannya dalam kasus Hambalang, melainkan desakan agar Anas berjiwa kestratria menghadapi masalah kasus korupsi yang kian menyeret namanya.
"Tali itu bukan untuk mendorong Anas bunuh diri, tapi untuk menantang apakah Anas mampu membuktikan dia ksatria atau bukan," kata Gunawan.
Aksi pengumpulan tambang itu juga sebagai simbol untuk mendukung tindakan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) dalam menyelesaikan kasus dugaan korupsi proyek Hambalang senilai lebih dari Rp2,5 triliun.
Gunawan menambahkan, jika terbukti bersalah, tambang-tambang yang sudah dikumpulkan itu akan dikirimkan langsung kepada Anas. Namun jika tidak terbukti, tambang-tambang tersebut akan jadi simbol tali kasih dan sikap ksatria Anas. "Kita lihat saja nanti bagaimana hasil pemeriksaan KPK," katanya.
Selain melakukan aksi, Gunawan mengatakan KMP juga membuka posko pengumpulan tambang di beberapa titik di Bandarlampung, yakni Tugu Adipura, Tugu Radin Intan, dan posko berjalan menggunakan mobil, serta kampus-kampus di Bandarlampung.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.