Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Waduh... Landasan Pacu Bandara Adi Sucipto Retak 100 Meter

Bramantyo , Jurnalis-Kamis, 11 April 2013 |11:45 WIB
Waduh... Landasan Pacu Bandara Adi Sucipto Retak 100 Meter
Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta (Foto: Mandalaair.com)
A
A
A

SOLO- General Manager (GM) PT Angkasa Pura, Bandara Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah, Abdulah Usman, mengakui adanya keretakan sepanjang 100 meter di Bandara Sucipto, Yogyakarta.

Meski demikian, pengelola bandara tidak akan mengalihkan rute penerbangan dari Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta ke Bandara Adi Soemarmo, Solo.

"Kita sudah kontak dengan pihak Bandara Adi Sucipto. Pihak Bandara Adi Sucipto hingga saat ini masih bisa menangani landasan miliknya yang retak, sehingga tidak ada pengalihan pendaratan atau penerbangan ke Bandara Adi Soemarmo," kata Abdulah saat dikonfirmasi Okezone, Kamis (11/4/2013).

Meskipun Bandara Adi Sucipto sudah memastikan tidak ada pengalihan penerbangan, namun Bandara Adi Soemarmo tetap siaga menerima pendaratan dan penerbangan pesawat secara darurat.

"Yogyakarta-Solo itu kan dekat, jadi bisa saja tiba-tiba penerbangan dialihkan. Kita sudah siap menerima pengalihan tersebut," paparnya.

Menyangkut kemungkinan adanya pengalihan, Usman memastikan tidak akan mengganggu arus lalu-lintas reguler biasa yang selama ini terbang dari Bandara Adi Soemarmo.

"Kalaupun ada pengalihan,tidak akan mengganggu jadwal penerbangan dari Adi Soemarmo,"ujarnya.

Pantauan Okezone di Bandara Adi Soemarmo masih berjalan normal. Seluruh maskapai penerbangan yang berangkat dan tiba di Bandara Adi Soemarmo seluruhnya tidak ada yang mengalami keterlambatan dari jadwal semula.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement