BEIRUT - Pasukan Suriah berhasil memukul mundur pasukan oposisi di kota Qusair. Keberhasilan itu tidak lepas dari bantuan pihak Hizbullah yang diberikan kepada pasukan Pemerintah Presiden Bashar Al-Assad.
Kota yang dianggap strategis itu selama ini diduduki oleh pasukan oposisi. Bila pasukan pemerintah Suriah berhasil mempertahankan kekuasaannya di Qusair, maka hal ini akan menjadi kemunduran besar dari pihak oposisi. Demikian diberitakan Reuters, Senin (20/5/2013).
Pasukan yang loyal terhadap Presiden Assad, menghantam kota yang letaknya berdekatan dengan Lebanon itu, melalui serangan udara dan artileri. Menurut laporan, sekira 52 orang diyakini tewas dan ratusan warga sipil lainnya menderita luka-luka.
Sekira 60 persen dari kota tersebut saat ini sudah dikuasai oleh pasukan pemerintah, termasuk kantor pemerintahan kota. Tetapi pasukan oposisi masih terus melakukan perlawanan dan menewaskan pasukan pemerintah yang dibantu oleh pihak Hizbullah.
Peperangan terbaru ini membawa peran baru Hizbullah di Suriah. Konflik ini pun terus beranjak menjadi konflik regional yang melibatkan Iran, dan Hizbullah serta Pemerintahan Assad yang berasal dari Muslim Syiah. Mereka melawan pihak oposisi yang dibantu oleh beberapa negara Arab yang beraliran Muslim Sunni.
Meskipun banyak warga Syiah Lebanon yang mendukung Assad, tetapi masih ada sikap diam atas fakta bahwa anggota Hizbullah yang terbunuh di peperangan melawan Muslim Arab. Mereka masih mementingkan peperangan terhadap musuh utamanya, Israel.
(Fajar Nugraha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.