Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diserang dengan Golok & Pisau, Pasukan Inggris Tewas

Aulia Akbar , Jurnalis-Kamis, 23 Mei 2013 |06:56 WIB
Diserang dengan Golok & Pisau, Pasukan Inggris Tewas
Foto : Pelaku pembunuhan Woolwich (ITV)
A
A
A

LONDON - Seorang personel militer Inggris tewas berlumuran darah di jalanan dekat barak militernya akibat serangan benda tajam. Perdana Menteri David Cameron langsung mendeskripsikan serangan itu sebagai serangan teror yang bermotif politik.

Peristiwa itu terjadi di lokasi yang terletak sekira 400 meter dari Barak Royal Artileri di Wollwich, London. Cameron menyebut peristiwa itu sebagai serangan yang sangat menjijikkan karena dilakukan di jalan raya.

Pasukan Inggris itu diserang oleh dua pelaku dengan senjata berupa golok. Usai menyerang korbannya, pelaku langsung berbicara di depan kamera menyuarakan ancaman ke Inggris, jenazah pasukan Inggris tersebut tampak tergeletak di jalanan.

"Kami bersumpah, akan terus memerangi kalian. Alasan kami melakukan ini adalah karena warga Muslim tewas setiap hari. Pasukan Inggris ini menerima balasan yang setimpal," ujar pelaku dalam videonya, seperti diberitakan ITV, Kamis (23/5/2013).

"Kalian semua (warga Inggris) takkan pernah selamat. Gulingkan pemerintahan kalian, mereka tidak peduli pada kalian semua. Saya meminta maaf karena ada perempuan yang harus menyaksikan peristiwa ini," imbuhnya.

Pria berkulit hitam itu berbicara sambil memegang golok dan pisau yang berlumuran darah. Namun beberapa jam setelah peristiwa itu berlangsung, dua pria bersenjata itu ditembak oleh polisi.

Kepolisian pun menutup lokasi kejadian perkara yang terletak di bagian selatan Kota London. Helikopter juga terbang mengelilingi wilayah itu.

(Aulia Akbar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement