YANGON - Kerusuhan komunal yang terjadi di Lashio, Myanmar menimbulkan suara kekhawatiran atas serangan terhadap warga Muslim yang menjadi minoritas. Tetapi beberapa pihak di Myanmar justru mencurigai ada keterlibatan asing dalam insiden ini.
Juru bicara Partai National League for Democracy (NLD) Nyan Win mengatakan, partainya meyakini ada pihak asing yang berupaya untuk memanas-manasi kondisi yang terjadi saat ini di Lashio. Namun pihak partai yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi itu tidak ingin menyebutkan siapa pihak asing yang terlibat.
"Rakyat tahu kekerasan ini tidak terjadi secara otomatis. Mereka sadar ada pihak ketiga terlibat dalam kerusuhan," ujar Nyan Win, seperti dikutip AFP, Kamis (30/5/2013).
Kerusuhan di Lashio dilaporkan menewaskan satu orang. Pihak pemerintah memastikan dua masjid dan sebuah panti asuhan milik warga Muslim setempat dibakar oleh massa yang mengamuk.
Insiden menambah deretan panjang kerusuhan yang terjadi di Myanmar. Sebelumnya pada Maret lalu, setidaknya 44 orang dilaporkan tewas dalam kerusuhan antar sekte tersebut.
Sementara kerusuhan komunal juga terjadi pada tahun lalu di Rakhine. Kerusuhan ini membuat warga etnis Rohingya makin terisolasi. Sekira 200 orang tewas dalam kerusuhan itu dan 140 ribu lainnya kehilangan tempat tinggalnya, sebagian besar adalah warga Rohingya.
(Fajar Nugraha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.