BANDUNG- Polda Jawa Barat (Jabar) akhirnya menangkap satu dari lima tersangka kasus penipuan investasi emas yang dilakukan oleh direksi PT Peresseia Mazekadwisapta Abadi (Primaz).
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul, mengatakan, dalam laporan yang dibuat pihak investor terdapat lima nama yakni BP, LK, BL, WS, dan SF sebagai direksi PT Primaz.
“Modus yang digunakan adalah investasi emas dengan keuntungan 2,5 sampai 3,2 persen per bulannya, namun sampai sekarang investor tidak mendapatkan keuntungan,” kata Martinus dalam rilis yang diterima wartawan, Jumat (31/5/2013).
Dalam aksinya, para direksi menggunakan sebuah ruko yang terletak di pertokoan Paskal Hypersquare Blok C-21, Jalan Pasirkaliki, Kecamatan Andir, Kota Bandung sebagai tempat pembelian emas.
“Saat ini kita sudah tangkap satu orang, BP, dan sekarang sudah ditahan di Rutan Ditreskrimum Polda Jabar sejak Rabu, 29 Mei pukul 17.00 WIB,” bebernya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, kerugian dari 300 investor di Kota Bandung mencapai Rp200 miliar. Selain menangkap tersangkan, polisi juga menyita beberapa barang bukti berupa 600 buku invoice, 1 buku penawaran investasi, dan 1 bukti transfer.
“Tersangka telah melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan, melanggar Pasal 378 dan Pasal 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara,” tegasnya.
Sebelumnya, ratusan nasabah investasi emas PT Primaz Group digerudug Polda Jabar atas laporkan penipuan yang dilakukan para direksi perusahaan.
Para investor melaporkan para direksi lantaran sejak satu bulan terakhir tidak memenuhi kewajibannya untuk membayar bunga, dan secara tiba-tiba kantor PT Primaz yang berada di Paskal Hypersquare tutup.
Kuasa Hukum investor, Jefrri M Hutagalung, mengatakan, atas penipuan yang dilakukan pihak direksi, seluru investor dirugikan hingga 500 Kg emas atau sekira Rp350 miliar.
“Jumlah itu belum semuanya, 500 kg itu baru dari sekira 300 dari ribuan investor yang ada di Bandung,” jelasnya kepada wartawan di Mapolda Jabar.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.