Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dari Tokoh Perubahan, Bashar al-Assad Menjadi Diktator

Wahyu Dwi Anggoro , Jurnalis-Kamis, 27 Juni 2013 |07:13 WIB
 Dari Tokoh Perubahan, Bashar al-Assad Menjadi Diktator
Foto : Presiden Suriah Bashar al-Assad (guardian)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Bashar al-Assad kini dikenal dunia sebagai diktator di Suriah. Padahal awalnya dia dianggap sebagai tokoh perubahan oleh rakyatnya.

Bashar al-Assad menggantikan ayahnya Hafez al-Assad yang meninggal pada 2000. Selama kepemimpinan Hafez, Suriah dijalankan dengan tangan besi.

"Karena Bashar al-Assad memimpin saat masih muda, banyak rakyat berharap dia membawa perubahan," ujar pengamat Timur Tengah UI Hamdan Basyar dalam diskusi Suriah di Universitas Yarsi, Jakarta, kemarin.

"Namun Bashar ternyata melakukan perubahan hanya secara terbatas. Dia hanya mengubah sektor dan hanya untuk kalangan menengah ke atas," lanjut Hamdan.

Warga Suriah pun melakukan aksi untuk menuntut perubahan. Saat itulah Bashar mengikuti jejak ayahnya. Dia memenjara siapa pun yang menentang kekuasaannya.

"Perlawanan sempat terjadi pada 2005 dan makin lama makin keras. Pada 2011 revolusi Arab Spring sampai ke Suriah," tutup Hamdan.

(Aulia Akbar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement