KAIRO - Mesir kembali dilanda protes. Aksi demonstrasi kali ini masih dilakukan oleh dua kubu yang bertentangan yakni, pendukung dan penentang mantan Presiden Mohammad Morsi.
Puluhan ribu massa muncul di Kairo dan beberapa kota lainnya di Mesir. Protes itu merupakan respons dari pernyataan Menteri Pertahanan Jenderal Abdel-Fattah el-Sissi yang sebelumnya menyebutkan, segala bentuk protes akan memberikan mandat baginya melawan teroris.
Ucapannya itu ditujukan kepada kelompok pendukung Morsi dan kelompok Ikhwanul Muslimin. Ini menjadi sebuah pukulan telak bagi Ikhwanul Muslimin, yang menginginkan kebebasan Morsi yang masih ditahan setelah dilengserkan, 3 Juli lalu.
Ikhwanul dan beberapa Negara Arab beserta Negara Barat mendesak agar pihak militer untuk segera membebaskan Morsi. Namun pada akhirnya Morsi justru mendapatkan dakwaan baru dan harus ditahan untuk 15 hari ke depan. Morsi dituduh bekerja sama dengan Hamas pada 2011 lalu, untuk menyerang sebuah penjara yang berujung pada kebebasan Morsi.
Beberapa pihak di Mesir menilai upaya militer saat ini jelas sekali ingin mengikis keberadaan Ikhwanul Muslimin. "Ini ada upaya untuk menghapus Ikhwanul Muslimin," ujar Profesor Politik American University di Kairo Emad Shahin, seperti dikutip Reuters, Sabtu (27/7/2013).
Ikhwanul langsung menjawab upaya militer itu dengan protes di Kairo dan kota besar lainnya di Mesir. Mereka terus mendesak Morsi dikembalikan kekuasaannya sebagai presiden. Mereka juga menuduh Jenderal El-Sissi berupaya memicu perang saudara.
"Darah dan jiwa akan kami korbankan untuk Islam," tutur para pendukung Morsi.
Sementara pemandangan kontras tampak di wilayah lain kota Kairo. Ribuan massa justru mendukung pemerintah baru yang dibentuk oleh militer. Mereka juga membawa foto dari Jenderal El-Sissi. Tampak pendukung El-Sissi justru tampak bersahabat dengan para prajurit yang menjaga Tahrir Square.
Kedua kelompok massa itu sempat terlibat bentrok di Kota Alexandria pada Jumat 26 Juli kemarin. Tujuh orang dilaporkan tewas dan beberapa lainnya menderita luka-luka. Setidaknya satu orang lainnya dilaporkan tewas dalam bentrokan di Kairo.
(Fajar Nugraha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.