Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

70 Pendukung Ikhwanul Muslimin Tewas Ditembaki Aparat

Fajar Nugraha , Jurnalis-Sabtu, 27 Juli 2013 |14:19 WIB
70 Pendukung Ikhwanul Muslimin Tewas Ditembaki Aparat
Rusuh di Mesir (Foto: Reuters)
A
A
A

KAIRO - Protes yang dilakukan oleh pendukung mantan Presiden Mohammad Morsi berakhir dengan pertumpahan darah. Kelompok Ikhwanul Muslimin yang terus mendukung Morsi mengklaim 70 orang pendukungnya ditembak mati aparat Mesir.

Namun klaim ini belum bisa diverifikasi secara independen. Sementara laporan mengenai korban jiwa dikabarkan beragam, beberapa media menyebutkan jumlah korban mencapai 38 jiwa. Demikian diberitakan Reuters, Sabtu (30/7/2013).

Televisi Al Jazeera bahkan mengeluarkan jumlah korban lebih banyak lagi. Menurutnya, korban tewas sudah mencapi 150 jiwa dan sekira 4.500 warga lainnya menderita luka-luka.

Ribuan pendukung Morsi melakukan protes menuntut agar Morsi segera dibebaskan dari tahanan pihak militer sejak dilengerkan 3 Juli lalu. Protes yang dilakukan oleh pendukung Ikhwanul Muslimin berlangsung di Kairo hingga ke Alexandria.

Protes itu merupakan respons dari pernyataan Menteri Pertahanan Jenderal Abdel-Fattah el-Sissi yang sebelumnya menyebutkan, segala bentuk protes akan memberikan mandat baginya melawan teroris, dalam hal ini melakukan tindakan represif. Ucapannya itu ditujukan kepada kelompok pendukung Morsi dan kelompok Ikhwanul Muslimin.

Tetapi, protes pendukung Morsi juga dihadapkan pada protes mendukung El-Sissi. Mereka mendukung El-Sissi yang membentuk pemerintahan ad interim yang dipimpin oleh Adly Mansour.

Ikhwanul Muslimin bereaksi keras atas penembakan ini. Dalam keterangan pihaknya yang disebarkan melalui Facebook, Ikhwanul Muslimin mengatakan, pihak militer yang terlebih dahulu menyerang mereka ketika sedang melakukan protes damai.

Namun tuduhan tersebut dibantah keras oleh militer. Menurut keterangan seorang petinggi militer Mesir, bentrokan memang terjadi di dekat wilayah yang diduduki oleh Ikhwanul Muslimin, bukan di wilayah aksi protes tersebut. Militer mengaku tidak akan pernah ada percobaan serangan terhadap aksi protes Ikhwanul Muslimin.

(Fajar Nugraha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement