Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Anderson Tanoto, Gaul di Dunia Bisnis Sejak Kecil

Ivan Fadil , Jurnalis-Selasa, 27 Agustus 2013 |16:56 WIB
Anderson Tanoto, <i>Gaul</i> di Dunia Bisnis Sejak Kecil
Anderson Tanoto. (Foto: Ivan Fadil/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sekilas Anderson Tanoto seperti pebisnis muda pada umumnya. Namun begitu mendengar nama Tanoto sudahlah familiar. Ya, dia adalah anak dari Sukanto Tanoto, orang terkaya nomor lima di Indonesia 2013 versi majalah Forbes.

Kendati orangtuanya memiliki perusahaan kakap di Tanah Air Anderson sudah menggembleng dirinya sendiri untuk menggeluti dunia bisnis. Tidak heran, memasuki usia ke-24 tahun, kini pangeran Tanoto ini  menjadi salah satu Board of Trutees Tanoto Foundation.

Terlahir di keluarga pebisnis, Anderson sudah terbiasa dengan dunia bisnis sejak kecil. Anderson yang merupakan generasi kedua pada perusahaan keluarga Tanoto justru memulai karier dengan bekerja di perusahaan lain, yang bukan berada di bawah naungan Tanoto Foundation.

Lulusan Wharton School, University of Pennsylvania, Amerika Serikat ini, mengawali sepak terjangnya di dunia pekerjaan  sebagai karyawan di perusahaan konsultan Bain & Company SE Asia, yang berpusat di Singapura. Kini, Anderson bertekad untuk menambah pengalaman bisnisnya dengan mengabdi di perusahaan milik keluarga.

"Dari kecil saya sudah suka bisnis. Saya sering diajak oleh ayah ke pabrik. Setelah menjalani proses di luar, kini saya akan fokus di Tanoto Foundation, saya akan meluangkan 20 persen dari waktu saya untuk perusahaan ini," ungkapnya saat berbincang-bincang dengan Okezone.

Anak bungsu dari pengusaha ternama, Sukanto Tanoto ini menilai bahwa anak muda harus memiliki jiwa entrepreneurship. Menurut Anderson, baik itu usaha kecil, menengah, maupun besar sama pentingnya karena entrepreneur akan menyerap tenaga kerja. Karena ini merupakan syarat suatu bangsa untuk move on to the next level.

"Masalah anak muda ialah mereka banyak ide namun sering kali tidak fokus. Ketika ingin mencapai tujuan, pikirannya ke mana-mana, tidak fokus pada tujuan awal," imbuhnya.

Anderson menilai apa yang telah dilakukan oleh Tanoto Foundation kini harus ada peningkatan lebih lagi, terutama dalam bidang pendidikan.

"Awalnya perusahaan ini luas di beberapa bidang, kembali ke moto perusahaan yaitu to education, empowerment, and enhancement, namun belakangan kita fokus kepada bidang pendidikan. Tahun ini kita sedang bantu sekira 210 sekolah dan 2.000 guru kita training," ungkap penggemar formula one ini.

Anderson menyebutkan bahwa anak muda harus terus belajar dan selalu ingin mencoba hal baru. Pentingnya self control dan focus dalam mengejar cita-cita. Sukses di mata Anderson yaitu tidak hanya di bidang karir tetapi juga dalam hubungan keluarga.

Cita-cita terbesar Anderson kini membawa Asian Agri dan APRIL dan perusahaan Tanoto lainnya to the next level dalam tingkat internasional.

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement