PALEMBANG - Warga di empat kabupaten/kota dan satu kecamatan di Sumatera Selatan (Sumsel) yang telah ditunjuk Mahkamah Konstitusi (MK), kembali memberikan hak pilihnya dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk menentukan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel periode 2013-2018.
Ada empat pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang akan bersaing, yaitu pasangan nomor urut 1 Eddy Santana Putra-Anisja Djuwita Supriyanto alias Wiwiet Tatung (ESP-WIN), nomor urut 2 Iskandar Hasan-Hafisz Tohir, pasangan nomor urut 3, Herman Deru-Maphilinda Boer (DerMa), dan pasangan nomor urut 4 Alex Noerdin-Ishak Mekki.
Lima daerah yang dimaksud adalah Kota Pelembang, Kabupaten OKU, OKU Timur, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan Kabupaten OKU Selatan, dan Kota Prabumulih. Pemungutan suara ulang terhadap 2.019.181 warga di lima daerah tersebut, karena MK menilai adanya kecurangan yang dilakukan oleh salah satu pasangan calon.
Berdasarkan pantauan di TPS 04, RT 48, Kelurahan Srijaya, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, warga tampak antusias melakukan pencoblosan. Mereka berbondong-bondong mendatangi tempat pemungutan suara.
Salah satu warga setempat, Ali Akbar (55), mengaku antusias mencoblos. Menurutnya, ikut berpartisipasi dalam pilkada berarti turut serta menentukan pemimpin Sumsel yang lebih baik ke depannya.
"Siapapun gubernur nanti yang menjabat itu sudah pilihan rakyat, yang penting kita sudah ikut melaksanakan pesta rakyat Sumsel ini, apalagi ini menentukan pemimpin Sumsel ke depan," tegas Ali Akbar, Rabu (4/9/2013).
Dia berharap, PSU Pilkada Sumsel tidak ada pengulangan lagi dan dapat melahirkan pemimpin berintegritas, agar pembangunan di Sumsel segera dijalankan sehingga masyarakat sejahtera.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.