Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gagal Kuliah di Jepang Gara-Gara Huruf Kanji

Bramantyo , Jurnalis-Rabu, 04 September 2013 |18:06 WIB
Gagal Kuliah di Jepang Gara-Gara Huruf Kanji
Ilustrasi: Reuters.
A
A
A

SOLO - Banyak mahasiswa berminat melanjutkan studi ke Jepang. Ini terlihat dari tingginya animo mahasiswa pada tawaran belajar ke Kokushikan University Jepang yang dibuka melalui Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta sejak Juli 2013. Sayangnya, sebagian besar peserta mundur karena tidak bisa mengisi formulir yang disodorkan dengan huruf kanji.

"Dari ratusan peminat, ternyata hanya 18 orang yang akhirnya mendaftar dan mengambil studi pascasarjana. Itu pun ternyata hanya tiga pendaftar yang dinyatakan memenuhi persyaratan," jelas Kepala International Office (IO) UNS, Taufiq Al makmun kepada wartawan, di Kampus UNS, Solo, Jawa Tengah, Rabu (4/9/2013).

Taufiq mengatakan, mahasiswa memang akan kesulitan jika tidak menguasai bahasa Jepang dan memahami huruf kanji.

"Pasalnya, hampir semua papan nama menggunakan huruf Kanji dan banyak masyarakat Jepang yang tidak bisa berbahasa Inggris," imbuh Taufiq.

Ke depan, menurut Taufiq, UNS akan menggandeng mahasiswa Jepang yang kini sedang kuliah di kampus tersebut untuk memberikan pelatihan Bahasa Jepang dan huruf Kanji. Sasaran utamanya tentu saja para peminat tawaran studi di Jepang.

Tawaran studi di Jepang ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama UNS dengan Kokushikan University beberapa waktu lalu. Rencananya, program tersebut akan digelar setiap tahun. Ditargetkan setidaknya tahun depan ada 20 mahasiswa yang lolos dan berangkat ke Jepang untuk melanjutkan studi di Kokushikan University. Ke depannya, UNS juga akan membuka program double degree dengan Kokushikan University.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement