Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Razia Narkoba di SMP, Polisi Malah Dapati Film Porno

Nugroho Setyabudi , Jurnalis-Selasa, 08 Oktober 2013 |10:26 WIB
Razia Narkoba di SMP, Polisi Malah Dapati Film Porno
Petugas Polrestabes Semarang mengecek tas siswa (Foto: Nugroho/Okezone)
A
A
A

SEMARANG - Petugas Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polrestabes Semarang, Jawa Tengah, menggelar razia di beberapa sekolah di Kota Semarang, Selasa (8/10/2013) pagi.

Dibantu beberapa anggota Reserse berpakaian sipil, anggota Sat Binmas menggeledah barang-barang bawaan siswa. Petugas juga memeriksa sepatu dan kantong para siswa. Target petugas adalah narkoba dan barang terlarang yang tidak seharusnya dibawa ke sekolah.

Kasubnit Sat Binmas Polrestabes Semarang, Ipda Suyono, mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan atas permintaan Dinas Pendidikan Kota Semarang yang mendapat banyak laporan tentang banyaknya siswa yang diduga membawa obat terlarang.

“Kami laksanakan razia ini menanggapi permintaan dari Disdik Kota Semarang. Ini terkait dugaan banyaknya siswa sekolah yang terlibat dengan narkotika. Tapi kami tidak hanya apakah mereka membawa barang-barang haram itu, namun juga barang-barang yang tidak seharusnya dibawa anak sekolah, seperti misalnya film porno,” ungkapnya usai melakukan razia di SMP dan SMK Tri Mulya, Jalan Mintojiwo Dalam, Semarang Barat.

Dalam razia itu, petugas tidak menemukan narkotika. Mereka hanya menemukan rokok dan kartu memori berisi film porno.

“Tidak ada narkoba atau pil koplo. Tapi kami menemukan rokok dan film porno dari siswa SMP. Selain itu, pihak sekolah yang ikut memeriksa siswanya ikut menyita beberapa perlengkapan rias wajah dan alat pelurus rambut. Semua yang disita kemudian diserahkan ke kepala sekolah. Nantinya siswa akan diberi pengarahan oleh pihak sekolah,” tandasnya.

Sementara itu, DR (14), seorang siswi SMP, mengaku tidak mengetahui bahwa isi kartu memorinya film porno. Kartu tersebut didapat dari teman sekelasnya.

“Memorinya bukan punya saya, itu dititipkan ke saya waktu polisi masuk ke kelas,” kata DR saat diperiksa petugas.

Razia hari ini dilakukan di kawasan Semarang Barat dan Semarang Selatan. Razia akan kembali dilakukan di lokasi berbeda sesuai permintaan Disdik Kota Semarang.

(Anton Suhartono)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement