PACITAN - Hutan di lereng Gunung Jaran perbatasan Kabupaten Ponorogo-Pacitan, Jawa Timur, ludes terbakar, Minggu 20 Oktober malam. Api tak hanya mematikan tanaman namun juga merusak jaringan pipa air bersih milik warga.
Kebakaran hutan hebat terjadi di lereng Gunung Jaran di Desa Pandak. Api terus membesar dan membakar semua tanaman. Kebakaran diketahui siang hari dari lereng sisi selatan dan terus membesar hingga membakar hutan di dua gunung lainnya yaitu Gunung Pegat dan Prongos.
Semua hutan yang terbakar termasuk wilayah Perhutani, KPH Madiun. Tanaman yang terbakar di antaranya, alba, pinus, sengon dan jati, yang berumur dua hingga lima tahun. Diperkirakan luas lahan yang terbakar mencapai ratusan hektare, sebab api terus membesar.
Warga di lereng gunung mengaku khawatir dengan kebakaan hutan ini. Pasalnya, selain merusak tanaman juga menyebabkan rusaknya jaringan pipa air minum milik warga di bawah tanaman yang terbakar.
”Ratusan hektare. Tanamanya, alba pinus. Kira-kira karena balon api yang jatuh dan terbakar. Ya khawatir, kalau terus turun kena perumahan. Selain itu pipa air minum, kan rusak kena panas," kata seorang warga, Wiyono.
Hingga malam hari, api terus membesar dan upaya pemadaman belum membuahkan hasil. Api terus merambat hingga membakar lereng bukit di bawahnya.