MADIUN - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Lawu dan sekitarnya (KPH) Lawu Ds), Unit II Jawa Timur, menutup jalur pendakian di Gunung Lawu. Penutupan dilakukan karena kebakaran hutan.
“Kebakaran hutan terjadi sejak Sabtu (16/8) malam. Titik kebakaran terdapat di petak 73, RPH Sarangan, BKPH Lawu Selatan, KPH Lawu Ds. Atau tepatnya di Pos 5 jalur pendakian,” beber Asper BKPH Lawu selatan, KPH Lawu Ds, Marwoto, Senin (18/8/2014).
Penutupan jalur pendakian tersebut berlaku di dua jalur, yakni pintu Cemoro Sewu di Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, maupun pintu Cemoro Kandang di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Akibat penutupan tersebut, ratusan pendaki batal mengadakan Upacara HUT ke-69 Kemerdekaan RI di puncak Lawu sebagaimana rutin digelar setiap 17 Agustus.
“Jalur pendakian ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan. Hal itu demi keselamatan para pendaki sendiri,” tambah Marwoto.
Hingga kini petugas Perhutani adn pihak terkait lainnya masih berusaha memadamkan api. Pemadaman terkendala dengan cuaca kering dan panas sehingga api lebih cepat menjalar.
"Kami sejak semalam sudah berupaya memadamkam api, namun sulit. Hal itu karena kondisi yang gelap dan lokasi kebakaran cukup curam,” ungkapnya.
Hingga kini Perhutani KPH Lawu Ds belum dapat memastikan luas hutan yang terbakar.
(Anton Suhartono)