Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang Ancam Sumber Mata Air

Hari Istiawan , Jurnalis-Senin, 29 September 2014 |18:56 WIB
Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang Ancam Sumber Mata Air
A
A
A

MALANG - Kebakaran hutan di kawasan Arjuno-Ringgit-Welirang sejak awal September 2014 sudah menghanguskan ratusan hektare berbagai jenis tanaman, di antaranya, cemara gunung, kesek, dan akasia. Jika tidak segera dilakukan pemulihan hutan yang terbakar, dikhawatirkan mengganggu sumber air.

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Timur Ony Mahardika mengungkapkan, kebakaran melanda kawasan yang dikelola Perhutani dan Tahura R Soerjo ini sebenarnya terjadi setiap tahun di musim kemarau. Namun, pengelola tampaknya tidak belajar untuk mengantisipasi kejadian serupa.

Ia pun meminta aparat penegak hukum bertindak tegas dan mencari siapa yang sengaja membakar hutan. Sebab, di kawasan Arjuno-Welirang terdapat ratusan sumber mata air yang digunakan oleh masyarakat di Malang, Batu, Mojokerto, Pasuruan, dan sekitarnya.

Oleh karena itu, perlu segera dilakukan pemulihan kawasan tersebut. Apalagi, kawasan itu telah ditetapkan sebagai daerah untuk eksplorasi panas bumi sehingga terancam kritis karena pengambilan air untuk kebutuhan energi panas bumi akan dilakukan di hulu.

"Pemerintah harus serius memulihkan kawasan itu. Jika tidak dipulihkan, mengancam sumber mata air di kawasan itu dan berdampak pada daerah di hilir," katanya.

Seperti diketahui, kebakaran hebat terjadi sejak awal September 2014 di beberapa titik di lereng Gunung Arjuno, Ringgit, dan Welirang. Wilayah yang terbakar mencapai ratusan hektare di sisi Kota Batu, Malang, Pasuruan, dan Mojokerto. 

Kepala Seksi Informasi, Observasi, dan Analisis Badan Meteorologfi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Karangploso Malang, Rahmatullah Aji, mengatakan, saat ini masih belum memasuki musim transisi. Ia memperkirakan musim hujan mulai masuk di awal November.

(Risna Nur Rahayu)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement