JAKARTA- Raut kegembiraan terpancar dari Mutia Rahmawati (33), perempuan yang melahirkan putri keempatnya di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Shelter Transjakarta Kebon Pala, Jakarta Timur.
Namun, wanita asal Argo Wilis, Surabaya, Jawa Timur ini mengaku belum berencana memberikan nama kepada bayi yang dilahirkan seberat 2,7 kilogram dengan panjang 48 sentimeter tersebut.
"Saya berencana puasa satu minggu dulu baru memberikan nama ke anak saya," kata Mutia, kepada wartawan, di Puskesmas Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (6/1/2013).
Dijelaskannya, ritual berpuasa satu minggu itu memang biasa dilakukan dirinya sejak menentukan anak pertamanya. "Ritual itu juga memang wajib dilakukan di daerah saya, saat menentukan nama seorang anak yang baru dilahirkan," ujarnya.
Kelahiran putri keempat ini, sambung Mutia, merupakan kegembiran di saat dirinya tertimpa musibah dengan kehilangan sang suami pada sebuah kecelakaan seminggu lalu dan mengetahui ayahnya meninggal dunia dua bulan lalu.
Untuk diketahui, Mutia, wanita asal Surabaya ini terpaksa melahirkan di JPO Shelter Kebon Pala usai mendatangi rumah ayahnya di Tambun, Bekasi, dan ternyata sudah meninggal dunia 2 bulan lalu.
Mutia sendiri datang ke Jakarta bersama ketiga anaknya, Rafli (7), Jibran (4), dan Syifa (2). Sementara, dia dan bayi yang dilahirkan saat ini dirawat di Ruang Seruni Puskesmas Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.
(Misbahol Munir)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.