nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Begini Lho Cara Daftar di Universitas Terbuka

Rachmad Faisal Harahap, Jurnalis · Rabu 15 Januari 2014 18:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2014 01 15 373 926730 hpqKXEcusU.jpg Kampus Universitas Terbuka. (Foto: dokumentasi UT)

TANGERANG - Bagi kalian yang ingin mendaftar di Universitas Terbuka (UT), ternyata pendaftarannya bukan melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Lho, lalu bagaimana caranya ya?

Pendaftaran UT harus melalui Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Nusantara (SPMBN), di mana di dalamnya terdapat 13 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan enam Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Siapa saja juga bisa mendaftar.

"Kita khususkan untuk menjaring mahasiswa yang mau, kita beri beasiswa. Jadi, kita melihat dari lulusan SMA yang bagus-bagus dan berprestasi, kita undang untuk masuk UT, dan diberi beasiswa full melalui SPMBN dengan ujian tertulis," ujar Rektor Universitas Terbuka Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed., Ph.D, saat berbincang dengan Okezone, belum lama ini.

Tian melanjutkan, tahun lalu pihak kampus memberikan beasiswa secara penuh. Namun, untuk tahun ini, dirinya belum mengetahui ketersediaan beasiswa karena tergantung pada jumlah calon mahasiswa yang lolos.

"Ada beberapa beasiswa, salah satunya yaitu beasiswa bidik misi pada tahun lalu dan tahun ini totalnya sekira 1.700, kalau beasiswa SPMBN tahun lalu totalnya di atas beasiswa bidik misi," jelas dia.

Ditambahkan dia, hingga saat ini, total jumlah mahasiswa di UT tercatat sebesar 530 ribu. Sekadar informasi, UT merupakan PTN ke-45 yang diresmikan pada 4 September 1984. Salah salah satu misi utamanya yakni membantu pemerintah menyediakan akses dan pemerataan pendidikan tinggi bagi segenap warga negara Indonesia (WNI), yang tersebar di berbagai wilayah nusantara dan luar negeri.

Adapun layanan pendidikan UT diselenggarakan dengan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh. Terbuka artinya penerimaan mahasiswa baru UT pada prinsipnya tidak mengenal pembatasan usia, tahun ijazah, masa belajar, waktu registrasi, dan frekuensi mengikuti ujian.

Maksud dari jarak jauh yakni pembelajaran dilakukan dengan menggunakan media bahan ajar cetak seperti modul dan non-cetak seperti video, audio, web, dan media pembelajaran lain berbasis teknologi. Bahan ajar itu didesain sedemikian rupa agar dapat dipelajari secara mandiri oleh mahasiswa.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini