Share

Undip Kampus Terhijau ke-3 di Indonesia

Margaret Puspitarini, Okezone · Selasa 21 Januari 2014 16:39 WIB
https: img.okezone.com content 2014 01 21 373 929523 vLzL0fSJZA.jpg Undip menempati peringkat ke-47 dalam rangking Greenmatric 2013. (Foto: dok. Undip)

JAKARTA - Upaya Universitas Diponegoro (Undip) Semarang melaksanakan program go green berbuah manis. Berdasarkan rangking Greenmatric 2013, Undip menempati rangking 47 di dunia. Pencapaian ini meroket dari posisi sebelumnya di peringkat 160.

Sementara di tingkat nasional, Undip menempati posisi tiga setelah Urutan Universitas di Indonesia (UI) dan Institut Pertanian Bogor (IPB). Menurut Rektor Undip Sudharto P Hadi, penetapan rangking terhadap berbagai perguruan tinggi tersebut didasarkan pada beberapa kategori.

"Pertama adalah setting dan infrastruktur. Kampus yang dianggap green adalah kampus yang memiliki bangunan yang berwawasan lingkungan dengan memperhatikan rasio bangunan dan ruang terbuka, serta ada pengolahan limbah pada laboratorium kampus dan pemanfaatan energi baru dan terbarukan," ujar Sudharto, seperti dinukil dari laman Undip, Selasa (21/1/2014).

Kedua, lanjutnya, perhatian kampus terhadap perubahan iklim juga menjadi kategori dalam penetapan rangking.

"Upaya Undip dalam masalah adaptasi terhadap adanya climate change diwujudkan dalam bentuk penanaman pohon yang secara rutin di lakukan setiap Jumat setelah kegiatan bersepeda dan senam bersama," jelasnya

Kategori penetapan rangking, kata Sudharto, juga meliputi Waste & Water. Kriteria tersebut menilai tempat pengolahan sampah yang meliputi 3 R, yaitu reduce, reuse dan recycle yang dimiliki kampus.

"Kemudian Water, yaitu sejauh mana kampus memiliki perhatian dan upaya dalam masalah drainase. Saat ini untuk masalah drainase upaya Undip adalah dengan membuat sumur resapan dan biopori," papar Sudharto.

Keempat, kategori penilaian turut melihat transportasi kampus. Kategori tersebut melihat jumlah kendaraan yang dimiliki kampus, ketersediaan transportasi dalam kampus, serta penggunaan sepeda, shelter sepeda, dan penyediaan jalur sepeda bagi pengendara sepeda. Terakhir, tambahnya, penilaian juga meliputi sejauh mana kampus menerapkan materi tentang lingkungan pada kurikulum ajarnya.

Sudharto mengaku bersyukur atas capaian yang telah diraih Undip dalam bidang lingkungan itu. Dia berharap, prestasi tersebut justru menjadi pecut bagi segenap civitas academica Undip untuk semakin peduli terhadap lingkungan.

"Semoga lompatan yang bagus ini menjadi pendorong warga kampus untuk lebih peduli kepada lingkungan karena upaya yang telah dilakukan bersama ini tidak sia-sia. Mudah-mudahan warga kampus semakin nyaman dalam bekerja, belajar, dan berkarya dengan kondisi lingkungan seperti ini," ujarnya. (rfa)

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini