JAKARTA - Sulaeman (61), korban hanyut terbawa arus Kali Ciliwung pada Rabu 22 Januari 2014 akhirnya ditemukan oleh warga dalam kondisi tewas mengambang di Kali Cagak, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.
Kepala Kepolisian Sektor Penjaringan, AKBP Suyudi Ario Seto menuturkan jenazah ditemukan pertama kali oleh seorang pemulung bernama Jaya (20).
Sulaeman kelahiran 27 Desember 1953, warga Jalan Manggarai Selatan I RT009/RW010 Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan ditemukan sekira pukul 08.30 WIB pagi tadi.
"Korban ditemukan Jaya selaku pemulung saat sedang mencari barang rongsokan, melihat mayat mengambang dalam posisi tertelungkup," kata Suyudi melalui pesan singkat kepada Okezone, Jumat (24/1/2014).
Suyudi melanjutkan, setelah dilakukan identifikasi pada tubuh korban tidak ditemukan bekas tindak penganiayaan. "Diduga Sulaeman adalah korban yang tenggelam di wilayah lain dan mengambang di Kali Cagak, kemudian korban diduga sudah dua hari tenggelam," imbuhnya.
Jenazah kemudian dilarikan ke RS Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan visum.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.