Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kuburan China Longsor Akibat Diterjang Banjir

Djamhari , Jurnalis-Kamis, 06 Februari 2014 |18:52 WIB
Kuburan China Longsor Akibat Diterjang Banjir
A
A
A

BEKASI - Akibat terus diterjang hujan membuat aliran kali Bekasi menjadi deras dan meningkat ketinggiannya. Akibatnya tidak hanya rumah saja yang tergerus oleh aliran tersebut, sejumlah kuburan China juga turut tergerus.
 
Sejumlah kuburan yang mengalami gerusan kali bekasi ada di Pemakaman Yayasan Pancaran Tridharma yang terletak di Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi.
 
Menurut penjaga makam, Asep, kuburan mengalami longsor sepanjang 20cm yang mengakibatkan dua makam mengalami longsor. Namun, kerangkanya belum sempat terbawa arus. "Ada dua yang longsor tapi kerangkanya tidak sampai terbawa arus dan sudah dievakuasi," katanya.
 
Lanjut dia, selain dua makam yang longsor itu ada lima lainnya mengalami kerusakan. "Lima makam rusak dan hampir juga mengalami longsor,"jelasnya.
 
Sementara itu, sejumlah petugas pemakaman sudah melakukan evakuasi terhadap sejumlah kerangka jenazah yang terkena longsor.
 
Ketua Yayasan Pancaran Tridarma, Ronny Hermawan mengungkapkan, dua makam yang mengalami longsor kerangkanya sudah dievakuasi petugas. “Utuh tidak ada yang hilang kerangkanya," kata Ronny.
 
Lanjut dia, total yang mengalami kerusakan ada tujuh makam, dua longsor dan lima rusak. " Makam-makam yang rumah itu rata-rata makam yang sudah tua dan posisinya ada di bantaran kali,"katanya.
 
Sejauh ini, pihaknya telah menghubungi para ahli waris untuk proses selanjutnya. "Ahli waris telah kita temui untuk proses kelanjutan dan memindahkan makam yang kami sarankan ke Makam di Cibarusah,"terangnya.
 
Lebih jauh, Ronny telah menghubungi para ahli waris makam yang ada dipemakaman yang memiliki luas tiga hektar dengar radius 10 meter dari bantaran kali untuk relokasi. "Kita sudah berkoordinasi, nantinya jika ada pihak keluarga tidak mampu akan kami bantu pembiayaan relokasinya,"ungkapnya.
 
Untuk makam yang longsor, ahli warisnya tidak ingin memindahkan sampai hari Chendeng yang merupakan hari kepercayaan warga Tionghoa yang artinya hari nyekar atau ziarah makam yang jatuh pada bulan keempat ditahun imlek.
 
Dijelaskan olehnya peristiwa itu diketahui pada Rabu (05/02) kemarin siang, petugas makam mengetahui kondisi itu saat mengontrol kondisi kuburan yang dekat dengan bataran kali Bekasi.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement