JAKARTA - Anggota Brimob Polda Sulawesi Tengah Putu Satria Wibawa mendapatkan pengangkatan pangkat kehormatan. Dari Bhayangkara Dua (Bharadua) dinaikan setingkat lebih tinggi, Bhayangkara Satu (Bharatu).
"Akan kita berikan kenaikan pangkat, karena dia gugur dalam melaksanakan tugas," ujar Kapolri Jenderal Pol Sutarman di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (7/2/2014).
Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, saat ini jenazah Putu sudah dikembalikan kepada keluarganya di Bali. "Hari ini jenazah dibawa ke Bali untuk kembalikan ke keluarga. Ini adalah anggota Brimob di Polda Sulteng".
Untuk diketahui, kemarin Desa Taunca, Poso Pesisir Selatan, Poso, Sulawesi Tengah, terjadi baku tembak antara-aparat Kepolisian dengan kelompok yang diduga teroris. Dalam baku tembak itu, Putu Satriya meninggal dunia.
Aksi baku tembak terjadi saat polisi melakukan penyisiran di kawasan tersebut. Kawasan di sekitar Gunung Biru, Poso Pesisir, diketahui merupakan lokasi pelatihan kelompok teroris.
(K. Yudha Wirakusuma)