Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ambisi Universitas Malaysia Jadi Hub Pendidikan Asia

Ambisi Universitas Malaysia Jadi Hub Pendidikan Asia
Ilustrasi Bendera Malaysia. (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Penelitian British Council memaparkan dalam 10 tahun ke depan, mahasiswa Indonesia yang melanjutkan ke perguruan tinggi akan mencapai 2,6 juta. Sementara pada 2035, mahasiswa Pascasarjana Indonesia diperkirakan akan mencapai 10 besar di dunia.

Berangkat dari pemaparan tersebut, membuat Chairman QIUP-Quest International University Perak, Dr. Vijay Eswaran ingin menjadikan Malaysia sebagai hub pendidikan Asia selain Singapura, Hong Kong, dan Dubai.

"Sampai saat ini terdapat 15 ribu mahasiswa Indonesia yang belajar di Malaysia," tambah dia, dalam siaran persnya kepada Okezone, Selasa (11/2/2014).

Dr. Vijay melihat banyak sekali mahasiswa dari Asia yang memilih belajar di Eropa, Australia, dan Amerika untuk menuntut ilmu, sehingga hal ini menimbulkan kekhawatirannya akan dampak terhadap nilai-nilai barat yang dibawa oleh mahasiswa dan menghilangkan nilai-nilai luhur asli Asia mereka.

Berbicara mengenai pendidikan di Asia, Dr. Vijay juga menyoroti perihal nilai-nilai pendidikan yang seharusnya dianut oleh negara-negara ASEAN. Di mana bangsa ASEAN seharusnya memiliki pendekatan GlOCAL, yaitu bangsa yang memiliki wawasan dan dampak global dengan nilai-nilai lokal.

"Inilah kenapa bahwa negara-negara ASEAN harus memiliki universitas kelas dunia dengan nilai-nilai Asia yang menjadi fondasi pendidikan di dalamnya," ujarnya.

Sekadar informasi, QIUP-Quest International Universitas Perak adalah universitas swasta Malaysia yang didirikan dengan hasrat yang besar dan dari hasil pemikiran yang rumit selama 10 tahun dari sang pemilik, Dr. Vijay Eswaran selama 10 tahun.

Dr. Vijay menginginkan QIUP menjadi universitas yang tiada bandingannya di Malaysia, dan menjadi hubpendidikan di Asia selain Singapura, Hong Kong, dan Dubai. Universitas yang didirikan pada 2011 tersebut bertujuan untuk menciptakan lulusan yang memiliki daya saing yang tinggi dan berdampak jangka panjang bagi dirinya sendiri dan lingkungan dunia, dan tidak hanya bersifat pencetak ijazah semata.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement