JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengusut tuntas pelaku yang melakukan kecurangan pada pemilihan pegawai negeri sipil (PNS) tahun ini.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengaku jika para honorer terlibat dalam pemalsuan dokumen yang membuat CPNS lulus tes maka ia akan mencoret kelulusannya.
"Salah satu yang dilakukan untuk mengantisipasi kecurangan ya harus kita tindak kan. Kan saya sudah pengalaman di komisi II. Setiap kali kalo kita minta pendaftaran orang terdzholimi, orang tertinggal, kan beranak pinak aja. nah ternyata emang bener kan beranak pinak karena ada orang yang tidak layak masuk tapi terakomodir. Nah ini terpaksa kita coret," tegasnya.
Ia mengaku seharusnya jika ditemukan kecurangan bisa dilakukan mutasi (pindah tangan) kelulusannya.
"Kalo ga boleh mutasi ya ga usah mutasi. Coret aja. Harusnya boleh. Pelaksana tugas (PLt) ya boleh dong. Sekda aja boleh," tandasnya.
(Carolina Christina)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.