DEPOK - TNI hingga tingkat Babinsa menegaskan tak ada pengerahan massa atau pun suara menjelang pemilihan umum presiden (pilpres) 9 Juli nanti. Guna menjaga kondusifitas Kota Depok, Komandan Kodim 0508/Depok menggelar forum silaturahmi dengan organisasi kemasyarakatan, tokoh masyakarat, insan pers dan tokoh agama di Kota Depok.
Silaturahmi yang digelar di Aula Makodim Depok dihadiri para pimpinan ormas, LSM, para danramil, dan staf Kodim. "Silaturahmi ini bukan untuk mengajak atau mengarahkan untuk memilih pasangan capres tertentu, tetapi kegiatan ini sebagai upaya untuk memelihara kondusifitas keamanan di Depok sehingga hajat pilpres bisa berjalan dengan aman, tertib, dan lancar," ujar Dandim 0508/Depok, Letkol Inf Moch Zamroni kepada wartawan, Jumat (06/06/21014).
Ia menegaskan bahwa Kodim Depok tidak membedakan pasangan capres A dan B. Semua calon dinilai memiliki kriteria baik. "Saya tegaskan bahwa TNI bersikap netral dalam pilpres. Kami berharap silaturahmi bisa lebih ditingkatkan guna menghindari mis komunikasi. Kalau terjadi perselisihan kita selesaikan secara bersama melalui musyawarah. Kita ingin kondisi Depok berjalan normal," jelasnya.
Dandim mengingatkan bahwa untuk menjaga keamanan diperlukan paritsipasi seluruh element masyarakat. "TNI tidak bisa bekerja sendiri, diperlukan peran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan sehingga pembangunan di Kota Depok bisa berjalan lancar," tandasnya. (fid)
(Ahmad Dani)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.