BEKASI- Dua orang pria terlibat perkelahian diduga memperebutkan seorang wanita yang memiliki seorang anaknya di Jalan Stadion Mini Nomor 70 Ds. Cikarang Asih, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.
Syaibudi (20) dan Odih Agam (30) rela berkelahi untuk mendapatkan cinta dari Aulia (35).
Bahkan, dari perkelahian tersebut, Syaibudi dilaporkan tewas dengan luka tusuk dan sayatan di sekujur tubuhnya. Sementara, Odih, mengalamin luka tusuk dan sayatan di tubuhnya, namun selamat dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Tidak hanya kedua pria itu saja, sang wanitanya pun mengalami luka sayatan di bagian leher, tangan, perut dan kepalanya juga terluka dan kini masih menjalani Perawatan di RS Sentra Medika, Cikarang.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Cikarang Utara, AKP Bobby Kusumawardhana, kasus ini masih dalam penyelidikan pihaknya dan terkait kasusnya dirinya belum bisa memastikan motif perkelahian kedua pria.
"Kami belum bisa katakan motifnya. Namun, dari penuturan satu pria yang masih menjalani perawatan ini masalah asmara dirinya dengan korban yang tewas," kata Bobby kepada Okezone, Sabtu (23/8/2014).
Dari kesaksian, Odih Agam, korban meninggal yakni Syaibudi, tidak terima dengan keberadaanny di rumah Aulia.
"Itu pengakuan dia, dia (Odih) diserang dengan senjata tajam oleh yang meninggal karena tidak terima dirinya ada di rumah tersebut," ujarnya.
Dari kejadian itu, kata Bobby, keduanya terlibat perkelahian hingga sama-sama terluka dan korban yang diduga menyerang lebih dulu malah tewas. Sementara, yang selamat hanya mengalami luka-luka.
Kasus ini terungkap setelah anak korban Robiullah (3) keluar rumah sambil menangis menggedor rumah kontrakan tetangganya bernama Hj Fadillah.
"Saat itu saksi langsung menggendong anak yang masih berusia 3 tahun itu kerumahnya dan saksi melihat korban selamat sambil jalan merangkak minta tolong angkot untuk membawanya ke RS Sentra Medika bersama ibu dari anak yang digendongnya,"terang Bobby.
Saksi lengsung, melaporkan kejadian ini dan pihaknya langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi korban, serta membawa korban meninggal ke RS Polri Kramat Jati untuk visum dan otopsi.
Hingga saat ini baru korban selamat dan saksi Hj Fadillah yang sudah dimintai keterangan oleh kepolisian. Sementara, Aulia hingga saat ini masih kritis dan dalam perawatan medis di RS Sentra Medika.
"Kita belum bisa meminta keterangan saksi Aulia karena kondisinya masih kritis. Kasus masih kita dalami," tandasnya.(fid)
(Ahmad Dani)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.