JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengaku tak merasakan adanya tekanan selama memimpin rekan-reaknnya.
"Saya kecilnya itu, tahun 1963 saya sudah di Jakarta. Kondisi di lapangan saya tahu persis. Kalau mau dibangun baik, ya baik," ujar Prasetyo saat berbincang dengan redaksi Okezone, di kantornya, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (28/10/2014).
Meski begitu, Prasetyo pun mengakui sesekali mengalami kesuntukan dalam menjalankan rutinitasnya. "Kalau sumpek, saya balapan saja, Off road," kata dia.

Namun, diakuinya, tata kota Jakarta kini sudah tidak beraturan. Banyak bangunan yang tidak memenuhi aturan yang berlaku.
Karenanya, politisi PDI Perjuangan itu akan menitik beratkan pada masalah tanah lantaran banyaknya kasus sengketa lahan.
"Kalau Pemprov nyaplok tanah masyarakat, ya wajib bayar. Kalau kebalikannya, masyarakat yang harus minggir," terangnya.(fid)
(Dede Suryana)