JAKARTA - Hari Juang Kartika TNI AD diperingati untuk mengenang kepemimpinan Jendral Soedirman saat memimpin serangan dari pasukan kolonial Belanda di Palagan, Ambawara, Jawa Timur.
Saat itu, pasukan Jendral Soedirman berhasil memenangkan pertempuran dengan kekuatan seadanya, demi menjaga kedaulatan Indonesia.
Wakil Kepala Staf Komando Angkatan Darat (wakasad) Letnan Jendral M. Munir, mengatakan Hari Juang Kartika merupakan hari kelahiran TNI AD.
"Sebagai rangkaian Hari Juang Kartika ke-69 yang jatuh pada 15 Desember, yaitu hari lahirnya angkatan darat, dan ini kita adakan di tahun ke tiga," kata Munir, di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (12/12/2014).
Dia melanjutkan, pihaknya juga menggelar pameran sejumlah alat tempur sebagai wujud tanggung jawab TNI AD kepada rakyat. Sebab, anggaran untuk membeli alat utama sistem pertahanan (Alutsista) TNI AD diambil dari uang negara dan milik rakyat.
"Ini wujud pertanggungjawaban atas anggaran yang diberikan kepada TNI AD," jelasnya.
Menurut Munir, pameran itu juga bermaksud untuk semakin mendekatkan TNI AD dengan masyarakat. Dia menjelaskan, pameran akan berlangsung hingga tanggal 15 Desember mendatang.(fid)
(Dede Suryana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.