Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Paham ISIS Masuk Buku, Tim MGMP Kecolongan

Nurul Arifin , Jurnalis-Jum'at, 20 Maret 2015 |12:55 WIB
Paham ISIS Masuk Buku, Tim MGMP Kecolongan
Buku berpaham ISIS (Mukhtar Bagus/Sindo TV)
A
A
A

SURABAYA - Munculnya ajaran mirip paham kelompok radikal ISIS di buku mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti tingkat SMA di Jombang dan Sidoarjo, Jawa Timur, mengindikasi kalau tim Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) kecolongan.

Pasalnyan, buku yang diperuntukkan bagi siswa SMA se-derajat itu disusun oleh tim MGMP. "Saya mendesak agar aparat keamanan meminta keterangan kepada tim penulis buku tersebut dan MGMP mapel agama. Menurut saya mereka sudah kecolongan karena munculnya ajaran yang mirip dengan ISIS di buku tersebut," kata Koordinator Jaringan GusDurian Jawa Timur, Aan Anshori kepada Okezone, Jumat (20/3/2015).

Buku tersebut diduga sudah beredar di daerah selain Jombang dan Sidoarjo. Pasalnya, siapa saja dapat mengunduh buku tersebut di laman resmi Kementerian Pendidikan Nasional.

Aan berharap aparat kepolisian turun tangan sebagai bentuk upaya pencegahan masuknya paham-paham radikal di tengah pelajar. Selain itu, untuk meminta klarifikasi dari tim MGMP PAI dan Budi Pekerti terkait isi ajaran di buku tersebut.

"Ini penting untuk memperjelas apakah mereka bagian dari ISIS yang sengaja menyusupkan ajaran dengan maksud meracuni pikiran siswa-siswi," terang aktivis Jaringan Islam Anti-Diskrimintif (JIAD) Jawa Timur itu.

Dia juga meminta pemerintah segera menarik buku yang sudah beredar dan menggantinya dengan buku yang mengajarkan tentang hubungan baik antar-masyarakat lintas agama dan suku di Indonesia.

"Buku tersebut segera ditarik dan direvisi sesuai dengan nilai-nilai luhur Islam rahmatan lil alamin yang bersendikan dalam Pancasila dan UUD 1945," pungkasnya.

(Risna Nur Rahayu)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement