"Presiden tiap bulan melakukan evaluasi. Tapi dalam tempo lima bulan kan belum cukup (untuk menilai dan merombak kabinet), Presiden punya caranya sendiri," katanya.

Sebagaimana diketahui, hasil survei Poltracking menunjukkan 36 persen responden setuju reshuflle dan 5,8 persen responden sangat setuju reshuffle. Jika disatukan maka 41,8 persen setuju reshuffle. Hanya ada 28 persen yang tidak setuju reshuffle. Angka ini gabungan dari kurang setuju 24,1 persen dan sangat tidak setuju 3,9 persen.
Data survei diperoleh dari 1.200 responden yang merupakan WNI yang sudah berusia 17 tahun atau sudah menikah. Margin of error 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Metode survei wawancara dan tatap muka pada rentang 23-31 Maret 2015.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.