SHENZHEN - Dua filantropis asal China menciptakan simulator kematian yang bikin penggunanya merasakan sensasi api kremasi. Simulator yang bernama Samadhi Game itu dapat ditemui di Taman Bermain Window of The World di Shenzhen, China.
Untuk menikmati wahana permainan tersebut, pengunjung harus membayar tiket seharga Rp500 ribu. Setelah itu, pengunjung dimasukkan ke dalam peti mati. Peti mati berwarna hitam itu lantas dimasukkan ke dalam oven pembakaran.
"Bila sudah ada di dalam insinerator, pengunjung akan meraskan hembusan udara panas dengan temperatur mencapai 40 derajat celcius. Pengunjung juga disorot cahaya terang supaya pengalaman terbakar api kremasi jadi semakin nyata," kata kreator wahana Samadhi Game, Huange Weiping, seperti dikutip The Independent, Senin (11/5/2015).
Ketika "pembakaran" berakhir, pengunjung melihat gambar janin yang diproyeksikan ke langit-langit. Ketika gambar janin tersebut semakin besar, pengunjung diminta merangkak ke area putih yang dilapisi bantalan empuk. Tahap ini menggambarkan bagaimana seseorang terlahir kembali.
Demi menciptakan wahana yang menyerupai kremasi asli, kreator wahana, Huange Weiping dan Ding Rui sampai berkali-kali mengunjungi krematorim sungguhan dan tinggal di dalamnya. Wahana serupa telah dibuka di Korea Selatan dan Taiwan dan sukses menggaet pengunjung.
(Pamela Sarnia)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.