Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Penelantaran Anak, Desy Ratnasari: Ke Mana Mentreri Yohana?

Bayu Septianto , Jurnalis-Senin, 18 Mei 2015 |17:12 WIB
Kasus Penelantaran Anak, Desy Ratnasari: Ke Mana Mentreri Yohana?
Desy Ratnasari pertanyakan ke mana Menteri Yohana dalam kasus penelantaran anak (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Selebriti yang juga anggota DPR RI Desy Ratnasari, menyangsikan kinerja Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, yang terlihat tak peduli untuk turun tangan menyelesaikan masalah penelantaran anak oleh orangtuanya di Cibubur.

"Saya perhatikan Menteri Yohana enggak ada perhatian sama sekali terhadap kasus ini. Entah apa yang saya missed (terlewatkan kabarnya), ya?" keluh Desy dalam acara diskusi di Humas Mabes Polri, Jakarta, Senin (18/5/2015).

Anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi masalah keagamaan dan masalah sosial itu, menuntut Menteri Yohana untuk bekerja lebih maksimal dalam memperhatikan kondisi anak-anak di Indonesia.

"Saya ingin mengajak Bu Yohana lebih memperhatikan kondisi anak-anak Indonesia. Saya ingin melihat Ibu Menteri bekerja lebih baik," tambah pelantun lagu lawas 'Tenda Biru' tersebut.

Desy yang juga politisi Partai Amanat Nasional ini pun berharap, Menteri Yohana mau turun tangan menyelesaikan masalah-masalah anak di Indonesia, seperti kasus penelantaran lima anak ini.

Sebagai seorang legislator, Desy mengaku berhak menyentil kinerja Yohana sebagai seorang menteri yang bermitra dengan dirinya, dalam mengurusi masalah-masalah sosial. "Nuwun sewu Ibu Yohana, semoga saya bisa lihat apa yang ibu lakukan saat ini," pungkas Desy.

Sebelumnya tak hanya Desy, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto, juga pertanyakan ke mana Menteri Yohana dalam kasus tersebut. Apalagi sebagai Menteri PPA, Yohana dibebani mandat soal perlindungan anak.

(Randy Wirayudha)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement