PAPUA - Pengelola Bandara Sentani Papua berkoordinasi dengan petugas karantina kesehatan setempat untuk mengantisipasi penyebaran virus sindrom pernapasan atau Middle East Respiratory Syndrome (MERS). Sebab, virus tersebut dikabarkan sudah masuk ke Indonesia.
"Sehubungan dengan merebaknya virus itu di luar negeri dalam beberapa pekan terakhir, sudah ada pemberitahuan kepada kita dari Jakarta untuk berkoordinasi dengan pihak karantina kesehatan terkait virus tersebut," ujar Kepala Bidang Pelayanan dan Kerja Sama Bandar Udara Kelas I Utama Sentani Papua, Salomina Rumsarwir, Kamis (18/6/2015).
Meski sudah masuk ke Indonesia, ia memastikan virus MERS belum masuk ke Papua. Untuk menjaga kondisi itu, petugas akan siaga untuk mengantisipasinya.
"Saya sudah bangun komunikasi dengan pihak karantina kesehatan dan mereka mengatakan bahwa untuk Papua sementara aman dari virus itu. Kita tetap stand by untuk antisipasi," tutur Salomina.
Sebelumnya, pada Rabu 3 Juni 2015, lebih dari 230 sekolah di Korea Selatan telah ditutup untuk sementara karena khawatir akan penyebaran virus MERS. Departemen Pendidikan Korea Selatan telah mengimbau sekolah untuk mempertimbangkan penutupan sementara, karena mereka khawatir terjadi infeksi massal di kalangan siswa.
(Abu Sahma Pane)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.