PRAHA – Kata ‘Tidak’ mendominasi dalam hasil referendum Yunani. Hasil ini membuat Yunani terancam tercoret dari Zona Eropa.
Pada Minggu 5 Juni 2015, warga Yunani melakukan pemilihan suara untuk menerima atau tidak dana talangan dari kreditor. Hasilnya, 60 persen suara mengatakan ‘Tidak’, sedangkan ‘Ya’ hanya mendapat 40 persen suara.
Menteri Keuangan Slovakia, Peter Kazimir, sangat realistis jika Yunani meninggalkan zona Eropa setelah hasil referendum tersebut.
“Mimpi buruk ‘arsitek-euro’ bahwa sebuah negara bisa meninggalkan perkumpulan ini sepertinya akan menjadi kenyataan setelah kata ‘Tidak’ mendominasi di Yinani,” kata Kazimir, melalui akun Twitter, seperti diberitakan Reuters, Senin (6/7/2015).
“Penolakan dari warga Yunani bukan berarti mereka akan mendapat uang dengan mudah,” sambungnya.
Meski masa depan menjadi tidak jelas, tapi ribuan warga Yunani merayakan hasil referendum ini seperti sebuah kemenangan. Mereka berjoget tarian tradisional di pusat-pusat kota di Yunani.
(Hendra Mujiraharja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.