Kementerian Agama, kata Lukman, akan terus menjalin komunikasi dengan semua pimpinan organisasi Islam dan ulama untuk menyamakan cara pandang menentukan 1 Syawal.
Muhammadiyah menentukan Idul Fitri dengan metode hisab. Sementara Nahdlatul Ulama (NU) dan Kementerian Agama akan menentukan Idul Fitri dengan metode rukyat, yakni melihat langsung penampakan bulan.
"Ya jadi untuk menentukan kapan 1 Syawal saat ini seperti lazimnya, Kementerian Agama akan mengadakan sidang isbat dengan mengundang tokoh-tokoh para ulama, pimpinan ormas Islam, dan pakar astronomi. Sidang isbat itu diadakan pada 29 Ramadan," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )