Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BIN Harus Antisipasi Kepanikan Masyarakat soal Bom Kalimalang

Ahmad Zubaidi , Jurnalis-Minggu, 30 Agustus 2015 |07:37 WIB
BIN Harus Antisipasi Kepanikan Masyarakat soal Bom Kalimalang
Temuan bom di Kalimalang (Foto: Antara)
A
A
A

JAKARTA - Warga Kalimalang, Jakarta Timur, Sabtu, 29 Agustus kemarin digegerkan dengan penemuan sebuah bom di dekat Mal Cipinang Indah. Pada saat itu juga, warga tersebut langsung menghubungi pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Penemuan bom di Kalimalang tersebut sontak menimbulkan spekulasi akan adanya ancaman teror bagi Indonesia, utamanya di wilayah di wilayah Megapolitan.

Spekulasi tersebut wajar terlontar lantaran teror bom di Indonesia memang kerap terjadi dan harus tetap diwaspadai oleh siapapun, terutama oleh Badan Intelijen Nasional (BIN).

“Iya bisa jadi sebuah ancaman dari pihak-pihak yang ingin memperkeruh suasana di tengah situasi ekonomi Indonesia yang tidak stabil,” ujar pengamat intelijen, Diyaudin melalui pesan singkat kepada Okezone, Minggu (30/8/2015).

Pria yang juga akrab dipanggil Undu ini menambahkan, BIN sebagai lembaga intelijen nasional harusnya mampu mendeteksi, serta mengungkap penemuan bom yang jelas meresahkan warga itu. Kendati demikian, Undu juga meminta BIN untuk membangun opini positif atas temuan tersebut.

“Saya kira BIN pasti bekerja, setidaknya yang harus dilakukan BIN dan aparat keamanan dengan adanya peristiwa ini adalah dengan membangun opini agar tidak terjadi kepanikan di tengah masyarakat. Yang terpenting adalah masyarakat tidak panik dan tidak terprovokasi dengan ditemukanya bom di Kalimalang,” terangnya.

Undu juga menjelaskan, antisipasi semacam itu dalam dunia militer disebut sebagai antisipasi Psychological Warfare Intelligence (Psy War).

“Kalau terjadi kepanikan ditengah masyarakat, berarti Psy War lawan berhasil. Untungnya dengan ditemukanya bom di Kalimalang, tidak membuat kegaduhan dan kepanikan masyarakat. Kontra-Psy War dari aparat keamanan kita berarti berjalan dengan baik,” tandas Undu.

(Randy Wirayudha)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement