JAKARTA - Advokat senior Adnan Buyung Nasution akhirnya meninggal dunia setelah sempat dirawat intensif selama sepekan di ruang ICCU Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI).
Buyung sebelumnya sempat menderita gagal ginjal dan gangguan pada jantungnya. Wafatnya pengacara senior berambut perak tersebut pertama kali disampaikan putri bungsu Adnan Buyung, Pia Akbar Nasution.
"Iya benar ayah saya meninggal tadi pukul 10.15 WIB," kata Pia Akbar dikonfirmasi Okezone, Rabu (23/9/2015).
Mantan pengacara Anas Urbaningrum dan Gayus Tambunan itu wafat dalam usia 81 tahun. Karier Buyung cukup moncer, dia pernah menjabat anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Hukum (2007-2009), Ketua Umum YLBHI (1981-1983), Ketua DPP Peradin (1977) dan Direktur/Ketua Dewan Pengurus LBH (1970-1986).
Dia juga mengomandoi berdirinya Konsultasi Hukum Adnan Buyung & Associates pada 1969 hingga kini.
Sebelumnya diwartakan, kondisi Adnan Buyung Nasution sempat membaik. Alat bantu pernafasan yang sebelumnya dipasang juga sudah dicabut. Namun selang pernafasannya masih terpasang. Buyung juga diharuskan menjalani hemodialisis (cuci darah) tiga kali sepekan.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.