Acun, ayah Nisa menuturkan, peristiwa terjadi pada Selasa 20 Oktober l2015 sekira pukul 16.30 WIB. Nisa pamit untuk pergi ke pasar malam yang letaknya tidak jauh dari rumahnya.
"Dia pamit mau main ke pasar malam sore-sore. Tapi saya enggak tahu perginya sama siapa, sampai sekarang belum pulang juga," ujar Acun, Kamis (22/10/15).
Acun menambahkan, anak pertama dari enam bersaudara itu diketahui kerap mencari penghasilan tambahan dengan menjaga stand minuman di pasar malam.
"Memang suka ke sana tapi buat nyari jajan tambahan, bantu-bantu jaga stand minuman, tapi baru kali ini dia sampai enggak pulang tiga hari," tambahnya.
Sejak diketahui hilang, ia dan keluarga sempat mencoba menghubungi Nisa melalui telefon namun tidak ada jawaban.
"Ditelefon berkali-kali tapi enggak diangkat juga kadang tidak aktif. Saya takut Nisa kenapa-kenapa," ungkapnya.
Acun yang takut anaknya menjadi korban penculikan, langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian agar dapat segera menemukan putri kesayangannya tersebut.
Nisa sendiri memiliki ciri-ciri yaitu rambut lurus panjang sepinggang, kulit putih, mata cokelat, ada luka bakar bekas knalpot di betis kaki kiri.
“Saat terakhir pergi, Nisa menggunakan pakaian kaos warna hijau, celana levis warna hitam,” jelasnya.
(Susi Fatimah)