Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rahasia Setan Balap, Sang Juara Karapan Sapi Piala Presiden

Syaiful Islam , Jurnalis-Rabu, 04 November 2015 |10:25 WIB
 Rahasia Setan Balap, Sang Juara Karapan Sapi Piala Presiden
foto: Syaiful Islam/Okezone
A
A
A

BANGKALAN - Untuk bisa menjadi juara lomba karapan sapi Piala Presiden tidak semudah membalikkan telapan tangan. Dibutuhkan kerja keras dan semangat tinggi dari pemilik sapi.

Di mana sapi yang bakal diikutkan dalam ajang karapan sapi tersebut harus menjalani latihan setiap hari dan dirawat secara baik. Tidak hanya itu, sapi tersebut harus diberi jamu agar larinya kencang.

Di samping ramuan khusus yang diminumkan pada sapi, sang pemilik juga menyiapkan 62 butir telur ayam kampung setiap hari untuk sepasang sapi karapan itu.

Hal itu seperti yang dilakukan H Hamdan, pemilik sapi karapan bernama Setan Balap. Sapi karapan milik Kepala Desa Lantek, Kecamatan Galis, Bangkalan ini berhasil menyabet juara 1 Piala Presiden yang digelar di Pamekasan.

Atas kemenangan tersebut, pemilik sapi berhak membawa Piala Presiden bergilir. Serta membawa pulang mobil Xenia..

“Sebelum diikutkan lomba, sapi ini saya latih berlari setiap hari. Setelah itu dimandikan dan dipijat. Sapi kerap dimandikan tiga kali dalam sehari,” terang H Hamdan pada wartawan ketika dikonfirmasi, Rabu (4/11/2015).

Selanjutnya, sambung Hamdan, dirinya memberikan ramuan khusus untuk sapi agar tetap sehat dan larinya kencang. Kemudian diberi telur ayam sebanyak 31 butir untuk satu ekor sapi setiap hari.

“Jadi setiap hari saya harus menyiapkan 62 butir telur ayam untuk jamu dua sapi ini. Selain itu Setan Balap tidak boleh dikawinkan sebelum memasuki masa pensiun karena akan mempengaruhi pada kecepatan larinya,” ucap Hamdan.

Menurut Hamdan, untuk bisa mengikuti lomba karapan sapi Piala Presiden ada beberapa persyaratan yang harus dikantongi. Pertama ikut lomba karapan sapi tingkat kawedana Tanah Merah. Setelah menang masih harus ikut lomba karapan sapi tingkat kabupaten.

“Ketika menang di tingkat kabupaten baru bisa ikut karapan sapi piala Presiden di Pamekasan, yang berlangsung dua hari yakni Minggu dan Senin kemarin. Alhamdulillah sapi kerap saya yakni Setan Balap berhasil meraih juara 1,” paparnya.

(Risna Nur Rahayu)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement