PEKANBARU - Kopda Dadi Santoso anggota TNI AD dari Kostrad dibunuh secara sadis oleh pelakunya Andi Firmansyah alias Gondrong. Almarhum tewas dengan cara mengenaskan, dilindas mobil dan terseret hingga ratusan meter.
Hal itu terungkap dalam adegan rekonstruksi pembunuhan almarhum Kopda Dadi Santoso di area Purna MTQ Pekanbaru, Riau Selasa (15/12/2015).
Dalam rekonstruksi terlihat beberapa adegan pelaku Andi dan tersangka intelektualnya Caca Gurning yang masih buron memang sengaja menghabisi Kopda Dadi Santoso yang saat itu bertugas di Riau untuk membantu penanganan kebakaran hutan. Ini karena mereka sakit hati dibubarkan saat berkumpul di lokasi.
Terlihat pelaku langsung menggeber mobilnya dan menabrak korban hingga terjatuh. Tidak berhenti sampai di situ, pada adegan 18 dan 19, Andi yang berperan sebagai sopir langsung menabrakan mobil lagi ke bagian kepada Kopda Dadi. Akibatnya korban terseret hingga beberapa meter.
Akibat kejadian itu, korban langsung meninggal di tempat. Proses reka ulang ini berjalan ketat. Selain diamankan polisi, sejumlah personel TNI disiagakan mengamankan lokasi.
Seperti diketahui, pada 26 Oktober 2015, Kopda Dadi yang bertugas di posko penanggulangan bencana asap di depan Purna MTQ membubarkan sekelompok pemuda yang diduga berbuat keonaran.
Namun bukanya bubar, para pelaku malah menabrak korban mengunakan mobil hingga menyebabkan kepala Kopda Dadi pecah. Sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya sudah tidak tertolong.
Polisi sudah menangkap beberapa pelakunya sebagai tersangka. Namun sayang pelaku utamanya hingga saat ini belum berhasil ditangkap oleh pihak Polresta Pekanbaru.
"Masih kita buru pelaku utamanya," ucap Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono.
(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.